Jadi jika orang dewasa yang meninggal dikuburkan di dalam liang batu/gua, maka kuburan untuk bayi yang belum tumbuh gigi adalah di dalam pohon. Pohonnya sendiri namanya pohon Tarra, yang dipandang oleh orang Toraja mampu menjadi ‘liang’ yang nyaman bagi bayi-bayi belum berdosa itu, sebagai pengganti pelukan Ibu :(
Kuburan bayi, ditutup dengan ijuk
Jadi bayi yang meninggal akan dimasukkan ke dalam lubang yang ditoreh di pohon Tarra, dan kemudian lubang tersebut akan ditutup dengan ijuk. Kabarnya perletakkan mayat bayi juga tergantung derajatnya. Kalo dia berasal dari keluarga yang derajatnya tinggi maka posisinya di pohon juga tinggi, dan sebaliknya. Selain itu arah hadapan lubang juga dihadapkan dengan arah rumah orang tua si bayi...
Kuburan bayi yang sudah menutup, pohon yang sudah sembuh, terlihat di sisi kanan gambar. Masih terlihat bekas lubang torehan untuk makam.Setelah dari kuburan bayi, kami memutuskan untuk pergi ke tempat wisata yang dekat dengan Kambira, yaitu Suaya. Suaya adalah komplek pemakaman bangsawan dari sangalla, yaitu yang berasal dari tongkonan Kaero. Seperti layaknya Lemo, Suaya ini merupakan kuburan dalam tebing. Di sini, kami menemukan pahatan makam disertai dengan tau-tau bangsawan yang dimakamkan di dalamnya.
Oya, satu yang bisa dikenali dari Suaya adalah batu yang menjorok dan berwarna hitam, yang menyerupai moncong babi. Selain makam tebing, di sini juga terdapat makam biasa (yang berpagar merah) dan tandu beratap tongkonan.
Makam baru dan batu menjorok yang menyerupai moncong babi.
Selain tebing makam, ada juga tangga ke atas yang lumayan tinggi. Aku mencoba mendaki tapi ternyata ga ada makam lagi di atas. Tapi pemandangannya lumayan indah. Kabarnya tangga ini digunakan para bangsawan jaman itu untuk menikmati pemandangan dan menyendiri. Btw, bangsawan jaman dulu staminanya oke ya? Aku naek tangganya sampe megap-megap loh padahal... :D
Tangga menuju ke atas bukit Pemandangan dari atas puncak tangga
Nah, ini sekilas tentang kuburan bayi dan makam tebing Suaya. Masi ada beberapa tempat lain yang kukunjungi di Toraja, nanti akan kutulis juga. By: Lady Clara
Baca juga: Tebing Makan Lemo, Kubur Batu Londa, dan Kerbau Belang
Baca juga: Tebing Makan Lemo, Kubur Batu Londa, dan Kerbau Belang


